Kesesatan LDII - Mengkafirkan orang lain?

August 29, 2008 – 6:15 am

LDII Mengkafirkan Orang Lain?Dari beberapa situs di internet ternyata banyak sekali yang mengatakan LDII sesat, salah satunya "katanya" adalah LDII suka mengkafirkan orang lain?! *Dueng!!!*

Lah apa bener omongan itu? mungkin bisa jadi hal itu benar dilakukan jaman dulu mengingat LDII dulu membina mantan-mantan islam Jamaah. Tapi kalo mau jujur, aku sendiri selama mengikuti pengajian saat ini belum pernah sekalipun mendengar hal tersebut, kalo bener weleh.. serem amat :D  

Aku gak ngerti orang-orang itu yang katanya kaum muslim yang katanya tau ilmu kok bisa melakukan  sesuatu yang seperti memecah ukuwah umat islam sendiri. Pada saat aku berdiskusi untuk memikirkan cara untuk meningkatkan taraf hidup kaum duafa sekitar bersama saudara dari aliran lainnya, saudara kita yang lain asik dengan kubangan caci maki dan hina dina mengatakan orang lain sesat sedangkan diri sendiri tidak sadar mengatakan hal yang bertentangan dengan apa yang dikatakannya, yaitu memfitnah mengatakan jika LDII mengkafir-kafirkan orang.

Semestinya mereka kaum berilmu tahu bila dalam Hadist Muslim dikatakan: 

"Barangsiapa yang menuduh saudaranya sebagai kafir, bila yang dituduh tidak seperti yang dituduhkan, maka kekufuran akan kembali kepada si penuduh"

Nah loh, apa gak takut tuh? Aku sendiri amit-amit deh kesalahan omong, gara-gra "katanya2x", gak sengaja keceletot eh kenean dalil di atas, walah apa untungnya coba?

Aku bukan seorang ahli hadist, ikut pengajian LDII pun kadang sambil ngantuk-ngantuk heheheh, tapi ada beberapa hal yang aku tahu pasti bila LDII tidak seperti yang digembar-gemborkan orang. Contohnya saja ada hadist yang kudapat ketika mengaji, dimana seorang hamba tukan zina bisa masuk surga karena memberi minum anjing kehausan, kan secara logika gak bisa masuk tuh!

Tapi itulah agama, yang menentukan Surga dan Neraka ya Alloh semata, kita hanya berusaha untuk bisa melakukan yang terbaik dalam sekali hidup ini. Jadi, daripada ikut-ikutan katanya-katanya or membalas apa yang dilakukan mereka kepada kami, mending deh ibadah yang getol untuk diri sendiri, ya kan?!


No comments yet.

Post a Comment


Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.