<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>Kesesatan LDII - Apakah Benar?</title>
	<link>http://ldii.blogsome.com</link>
	<description>Kesesatan LDII, membongkar kesesatan LDII, dan hal-hal lainnya yang gak jelas!</description>
	<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 17:32:20 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Kesesatan LDII - Bertukar-tukar Istri?</title>
		<link>http://ldii.blogsome.com/2009/03/17/kesesatan-ldii-bertukar-tukar-istri/</link>
		<comments>http://ldii.blogsome.com/2009/03/17/kesesatan-ldii-bertukar-tukar-istri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 17:28:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Webmaster</dc:creator>
		
	<category>Celoteh</category>
		<guid>http://ldii.blogsome.com/2009/03/17/kesesatan-ldii-bertukar-tukar-istri/</guid>
		<description><![CDATA[	Udah lama juga blog ini tidak tersentuh&#8230; maklum, penulis disibukan oleh banyak urusan sehingga tidak longgar untuk menulis lagi. Penulis juga sangat senang dengan banyaknya blog yang mengutip cerita dari site ini, tapi alangkah lebih bersyukurnya aku bila anda yang mencuplik artikel dari blog ini tetap mencantumkan sumbernya.
	Yang membuat aku ingin curhat lagi adalah ketika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Udah lama juga blog ini tidak tersentuh&#8230; maklum, penulis disibukan oleh banyak urusan sehingga tidak longgar untuk menulis lagi. Penulis juga sangat senang dengan banyaknya blog yang mengutip cerita dari site ini, tapi alangkah lebih bersyukurnya aku bila anda yang mencuplik artikel dari blog ini tetap mencantumkan sumbernya.</p>
	<p>Yang membuat aku ingin curhat lagi adalah ketika mendengar kembali cerita masa lalu yang sungguh kocak. Yaitu, seperti biasa adalah issue yang tidak jelas dan tidak tahu siapa yang menyebarkan, salah satunya adalah issue bila warga LDII bertukar-tukar istri!</p>
 <a id="more-11"></a>
<p>Ada kisah nyata dari salah seorang saudaraku yang akhirnya masuk jadi warga LDII lewat perantaraan issue ini. Suatu ketika, adalah si fulan ini yang penasaran dengan issue bahwa warga ldii bisa saling bertukar istri. Akhirnya, masuklah dia di LDII dan mengaji. Setelah sekian lama mengaji, dia gak juga nemu acara tukar istri! Makin lama makin terpancinglah kepenasaran dia! Tapi Alloh paring lain, semakin lama dia ikut ngaji, eh&#8230;. lama-lama dia mau tidak mau terpaksa menerima ilmu yang disampaikan oleh para ulama. Dan walhasil akhirnya jadilah dia seorang warga LDII yang faham dan sejak itu tidak lagi nunggui terjadinya acara tukar istri hahaha </p>
	<p>Jadi menurut gw, dari cerita ini, hati-hati bila bikin gossip atau issue tentang LDII, karena apa? bisa-bisa malah tambah banyak orang yang ngaji bareng kita! hahhaahha  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldii.blogsome.com/2009/03/17/kesesatan-ldii-bertukar-tukar-istri/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kesesatan LDII - Ngaji Tidak Mau Memakai Masjid Orang Lain</title>
		<link>http://ldii.blogsome.com/2008/09/11/kesesatan-ldii-ngaji-tidak-mau-memakai-masjid-orang-lain/</link>
		<comments>http://ldii.blogsome.com/2008/09/11/kesesatan-ldii-ngaji-tidak-mau-memakai-masjid-orang-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 01:44:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Webmaster</dc:creator>
		
	<category>Celoteh</category>
		<guid>http://ldii.blogsome.com/2008/09/11/kesesatan-ldii-ngaji-tidak-mau-memakai-masjid-orang-lain/</guid>
		<description><![CDATA[	Sudah sering aku mendengar bagaimana beberapa warga keberatan dengan dibangunnya masjid-masjid oleh warga LDII. Sampai-sampai beberapa bangunan Alloh ini dihancurkan massa. Alasannya beragam, dari mulai kenapa tidak mau memakai masjid yang lain yang sudah ada, mengajarkan ajaran sesat, bersifat eksklusif, dan lain-lain.

Sebenarnya semua hal tersebut bisa ditanyakan langsung ke pengajian LDII setempat, apakah benar seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Sudah sering aku mendengar bagaimana beberapa warga keberatan dengan dibangunnya masjid-masjid oleh warga LDII. Sampai-sampai beberapa bangunan Alloh ini dihancurkan massa. Alasannya beragam, dari mulai kenapa tidak mau memakai masjid yang lain yang sudah ada, mengajarkan ajaran sesat, bersifat eksklusif, dan lain-lain.</p>
<a id="more-10"></a>
<p>Sebenarnya semua hal tersebut bisa ditanyakan langsung ke pengajian LDII setempat, apakah benar seperti anggapan mereka atau tidak. Tapi biasanya warga islam sendiri yang anarkis menghancurkan masjid saudaranya dengan luapan emosi dan mohon maaf kurang rasional. Sungguh hal yang ironi mengingat agama non Islam melihat tersebut sangat kontradiktif dengan Islam yang penuh kasih sayang.<br /> Apakah kami pernah menghancurkan musholla atau masjid aliran lain? Wah, maaf pak/bu, takut kualat kita! masak bangunannya Alloh, tempat untuk ibadah pada Alloh, dihancurkan. Masya Alloh.</p>
	<p>Sebenernya bila dilihat secara logika saja dan rasional, mestinya warga bisa melihat betapa padatnya kegiatan warga LDII. Setidaknya tempatku saja mengadakan pengajian tiap malam 4x, belum lagi pengajian untuk anak kecil pagi dan sore. Masjid yang kami pakai sangat padat pemakaiannya hampir setiap hari. Nah kira-kira pengurus masjid yang lain keberatan tidak dengan aktifitas kami yang padat itu?</p>
	<p>Alih-alih menawarkan masjid mereka untuk mempersilahkan warga LDII memakainya untuk pengejian sehari-hari, yang ada adalah langsung serbu, tawur dan hancurkan. Sedangkan penzina, tukang palak, tukang mabuk, dan para pendosa lainnya dijalan-jalan dibiarkan begitu saja tanpa amar maruf. Apa gak kebalik toh?</p>
	<p>Intinya, aku sendiri ingin sekali anda semua non LDII bisa bertanya, ngobrol, saling curhat dengan kami untuk mengenal lebih jauh kami. Aku punya teman dari berbagai aliran, berbagai latar belakang, dan hal itu tidak pernah menghalangi aku untuk bergerak maju membangun masyarakat dengan warga lain non LDII.&nbsp;</p>
	<p>Bila memang ada yang kurang sesuai dari kami, bicaralah dengan baik.. bicara dengan hati dan ucapkan dengan bibir, bukan dengan tonjokan dan palu gada. Apa gak cape berseteru terus sedangkan kerusakan jaman semakin terlihat didepan mata?  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldii.blogsome.com/2008/09/11/kesesatan-ldii-ngaji-tidak-mau-memakai-masjid-orang-lain/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kesesatan LDII - LDII Meresahkan Masyarakat</title>
		<link>http://ldii.blogsome.com/2008/09/05/kesesatan-ldii-ldii-meresahkan-masyarakat/</link>
		<comments>http://ldii.blogsome.com/2008/09/05/kesesatan-ldii-ldii-meresahkan-masyarakat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 04:28:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Webmaster</dc:creator>
		
	<category>Celoteh</category>
		<guid>http://ldii.blogsome.com/2008/09/05/kesesatan-ldii-ldii-meresahkan-masyarakat/</guid>
		<description><![CDATA[	Dalam sebuah situs internet dikatakan bila LDII meresahkan masyarakat. Didalam situs itu dikatakan LDII&nbsp; mengajak ngaji orang yang lugu dalam agama, sehingga terjadi konflik keluarga, anak dan bapak berantem berantem soal JEMURAN, MAKMUMAN, dsb. Apakah benar demikian?

Maaf saja ya kalo saya bilang mereka-mereka yang mengatakan demikian adalah mereka yang tidak mengerti yang sebenarnya. Jika saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Dalam sebuah situs internet dikatakan bila LDII meresahkan masyarakat. Didalam situs itu dikatakan LDII&nbsp; mengajak ngaji orang yang lugu dalam agama, sehingga terjadi konflik keluarga, anak dan bapak berantem berantem soal JEMURAN, MAKMUMAN, dsb. Apakah benar demikian?</p>
<a id="more-9"></a>
<p>Maaf saja ya kalo saya bilang mereka-mereka yang mengatakan demikian adalah mereka yang tidak mengerti yang sebenarnya. Jika saja mereka tahu, saya ini dari keluarga besar dimana saya adalah anak ke 15 dari sekian belas bersaudara! Banyak banget kan?&nbsp; Dari jumlah tersebut yang mengaji sekitar separonya. Jika memang apa yang dikatakan orang seperti di alinea pertama itu benar, tentunya keluarga kita udah rame dari dulu.</p>
	<p>Di masjid saya sendiri dan juga banyak lagi tempat ngaji LDII lainnya, banyak kok yang mengaji hanya istrinya atau suaminya, toh gak masalah dan cuex ajah jalan apa adanya. Ketika kami mengadakan pengajian di rumah yang suaminya belom mengaji, bapaknya dengan senang hati menerima kedatangan kami terbuka dengan kepulan rokok ditangannya.&nbsp;</p>
	<p>Gitu juga dengan teman saya yang sekarang ikut ngaji bersama kami, keluarganya belum ngaji bareng-bareng kita. Sewaktu kita silaturohim ke rumah beliau , kami rukun2x saja tuh dengan keluarganya yang lain yang belum mengaji? Malah kami ngobrol-ngobrol untuk bikin suatu kegiatan kesehatan massal untuk masyarakat sekitar.</p>
	<p>Masalah jemuran, makmuman, waaah.. cobalah, jangan terus katanya-katanya, coba tabayun dengan benar. Bila memang ada warga LDII yang seperti anda sangkakan, beritahukan atau laporkan dia ke ulama LDII setempat untuk dinasehati karena hal itu tidak benar. Nah, kita sebagai sesama orang Islam janganlah gampang untuk terprovokasi. Kami memang terus berkembang menjadi aliran yagn sangat besar, tapi maaf, kami tidak terpikir untuk menyaingi aliran lain. Jangan sampe kita diadu domba oleh kafir! Masih banyak rakyat diluar sana yang kelayaban zina, mabuk, gak sholat, dll yang perlu kita amar maruf!  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldii.blogsome.com/2008/09/05/kesesatan-ldii-ldii-meresahkan-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kesesatan LDII - Mangkul Pembodohan Umat?</title>
		<link>http://ldii.blogsome.com/2008/09/01/kesesatan-ldii-mangkul-pembodohan-umat/</link>
		<comments>http://ldii.blogsome.com/2008/09/01/kesesatan-ldii-mangkul-pembodohan-umat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 07:52:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Webmaster</dc:creator>
		
	<category>Celoteh</category>
		<guid>http://ldii.blogsome.com/2008/09/01/kesesatan-ldii-mangkul-pembodohan-umat/</guid>
		<description><![CDATA[	Ini adalah salah satu hal yang juga membuat aku makin bingung dengan maunya aliran-aliran lain yang tidak menyukai pengajian yang ku ikuti. Banyak orang-orang disana mengatakan jika salah satu kesesatan LDII adalah ilmu Mangkul. Banyak hal-hal negative yang menurutku pribadi yang awam dengan dalil terlalu dibuat-buat hanya karena sekedar anti&#8230;

Salah tahu diantaranya mengatakan bila ilmu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Ini adalah salah satu hal yang juga membuat aku makin bingung dengan maunya aliran-aliran lain yang tidak menyukai pengajian yang ku ikuti. Banyak orang-orang disana mengatakan jika salah satu kesesatan LDII adalah ilmu Mangkul. Banyak hal-hal negative yang menurutku pribadi yang awam dengan dalil terlalu dibuat-buat hanya karena sekedar anti&#8230;</p>
<a id="more-8"></a>
<p>Salah tahu diantaranya mengatakan bila ilmu agama seharusnya dimiliki oleh ulama-ulama yang sudah mumpuni saja, yang tahu arti kata perkata dari Quran dan Hadist dan telah mempelajari selama bertahun-tahun. Sehingga ilmu ini memang sangat berharga dan mahal.</p>
	<p>Disisi yang lain, adapula beranggapan bahwa ilmu mangkul yang dimiliki oleh LDII menyebabkan warga LDII hanya mau belajar dari ulama LDII saja, bahkan sebagian dari mereka mengatakan bila dengan ilmu mangkul itulah warga LDII didoktrin, dibrain wash sehingga hanya mendengar dan mengikuti apa pun yang dikatakan oleh ulamanya.</p>
	<p>Kalo menurut aku pribadi, sorry ajah nih, udah bisa ngaji aja dan berusaha untuk menjadi orang Islam yang baik jaman ini udah berat banget! Jujur aja kalo nurutin hawa nafsuku aku males untuk ikut ngaji beberapa kali tiap malem. Karena emang maksain diri pengen terhindar dari neraka akhirnya kupaksa lah diri supaya bisa ngaji dengan acara yang diadakan oleh LDII. Ngaji di tempat sendiripun udah berat, apalagi mo nambah waktu ngaji ke orang lain? hahhaha</p>
	<p>Malah kalo yang saya dengar, beberapa ulama kitapun mengaji ke ustadz atau ulama-ulama dari Thailand sono, jadi anggapan kita hanya mau belajar dari ulama selain LDII kayaknya aneh deh. Memang, dengan ilmu mangkul ini diharapkan aku bisa tahu maksud suatu ayat atau hadist sesuai dengan apa yang diwariskan Nabi langsung. Dengan mangkul ilmu diharapkan bersambung terus tanpa putus ke Nabi. Itu hanya salah satu methoda supaya kami yang punya waktu terbatas untuk belajar agama bisa dapet ilmu-ilmu agama tersebut dengan tetap menjaga kualitas kemurnian dari ilmu tersebut.</p>
	<p>Makanya saya gak heran jika dipengajian saya ada tukang becak, bakso, guru, preman, bahkan sampe pejabat-pejabat. Dari sekolah dasar tidak tamat sampai professor. Semuanya bisa mengikuti dan mendapatkan ilmu agama dengan mudah dengan cara mangkul. Tidak perlu meluangkan waktu bertahun-tahun di pondok pesantren untuk mengetahui arti kata perkata dari ayat atau hadist tersebut.</p>
	<p>Jadi menurut hemat saya, disatu sisi menjaga supaya agama ini terjaga, disisi lain supaya memudahkan ilmu ini di terima oleh semua kalangan. JAdi bukan untuk alat brain wash lah, doktrin lah, apalah&#8230; yang seolah-olah aku seperti orang goblok dan bodoh yang bisa diatur orang untuk melaksanakan maksiat.</p>
	<p>Nah.. kalo mereka-mereka punya methoda yang lain yang beda dengan kita, who care?! Kita juga gak pernah ada kepikiran protest kok. Kenapa hal ini membuat kita jadi dicap sesat? Heran!  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldii.blogsome.com/2008/09/01/kesesatan-ldii-mangkul-pembodohan-umat/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>LDII Tukang Hipnotis?</title>
		<link>http://ldii.blogsome.com/2008/08/30/ldii-tukang-hipnotis/</link>
		<comments>http://ldii.blogsome.com/2008/08/30/ldii-tukang-hipnotis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 02:06:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Webmaster</dc:creator>
		
	<category>Celoteh</category>
		<guid>http://ldii.blogsome.com/2008/08/30/ldii-tukang-hipnotis/</guid>
		<description><![CDATA[	Inilah lawakan paling seru abad ini wehehehe. Kenapa pasal? Ternyata yang mengatakan hal ini aku sendiri telah mendengar dari 2 orang langsung. Salah satu kesesatan LDII &quot;katanya&quot; lagi adalah menghipnotis orang sehingga tidak bisa keluar lagi dari LDII.

Sudah sering kejadian ada beberapa orang yang bertugas memata-matai LDII eh keterusan malah gak bisa keluar lagi dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><a href="http://ldii.blogsome.com/go.php?u=http%3A%2F%2Fldii.blogsome.com%2Fwp-admin%2Fimages%2Fhipnotis.jpg&amp;i=0&amp;c=56a9d610e49faa6259d7a7402ae805630478ff15"><img height="78" border="0" align="right" width="56" title="LDII Tukang Hipnotis" alt="LDII Tukang Hipnotis" src="http://ldii.blogsome.com/wp-admin/images/thumb-hipnotis.jpg" /></a>Inilah lawakan paling seru abad ini wehehehe. Kenapa pasal? Ternyata yang mengatakan hal ini aku sendiri telah mendengar dari 2 orang langsung. Salah satu kesesatan LDII &quot;katanya&quot; lagi adalah menghipnotis orang sehingga tidak bisa keluar lagi dari LDII.</p>
<a id="more-7"></a>
<p>Sudah sering kejadian ada beberapa orang yang bertugas memata-matai LDII eh keterusan malah gak bisa keluar lagi dari LDII. Hal ini memperkuat tuduhan orang-orang sekitar sang pengirim yang menuduh bila LDII menggunakan cara-cara brain washing yang canggih hahaha <img src='http://ldii.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>Padahal sebenarnya bukan itu yang terjadi, orang-orang yang bertugas untuk memata-matai mau gak mau ikut langsung dan terjun dalam aktifitas LDII sehari-hari seperti mengaji. Mau tidak mau mereka melihat bagaimana agama Islam yang diusung oleh LDII itu. Dari hal tersebut malah membuka hatinya untuk menerima kebenaran yang ada akhirnya mereka-mereka ini dari awalnya hanya memata-matai jadinya keterusan deh merasakan manisnya iman:).</p>
	<p>Hal ini bukan hanya isapan jempol belaka, istriku pun demikian waktu pertama kali diajak ngaji olehku. Waktu itu kami hanya bisa beremail-emailan saling menasehati masalah agama. Ketika umi diajak ngaji di LDII, waktu itu beliau langsung survey bersama teman-temannya, dan apa katanya? Dia agak ragu untuk ngaji sebelumnya karena &quot;katanya&quot; LDII itu suka menghipnotis!</p>
	<p>Kontan hal ini membuat aku tertawa ngakak, lucu sekali mendengar hal ini langsung dari orang pertama. Tapi, hal ini terjadi dahulu kala, sekarang jarang ada yang ngatai kita seperti itu. Sekarang beralih ke hal-hal lain yang lebih mendalam dengan hujjah-hujjah dari Quran dan Hadist sebagai pembenaran tuduhan mereka. Heran, waktu tahun-tahun doeloe itu, pada kemana ya mereka? <img src='http://ldii.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldii.blogsome.com/2008/08/30/ldii-tukang-hipnotis/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kesesatan LDII - Mengkafirkan orang lain?</title>
		<link>http://ldii.blogsome.com/2008/08/29/kesesatan-ldii-mengkafirkan-orang-lain/</link>
		<comments>http://ldii.blogsome.com/2008/08/29/kesesatan-ldii-mengkafirkan-orang-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 06:15:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Webmaster</dc:creator>
		
	<category>Celoteh</category>
		<guid>http://ldii.blogsome.com/2008/08/29/kesesatan-ldii-mengkafirkan-orang-lain/</guid>
		<description><![CDATA[	Dari beberapa situs di internet ternyata banyak sekali yang mengatakan LDII sesat, salah satunya &quot;katanya&quot; adalah LDII suka mengkafirkan orang lain?! *Dueng!!!*
	Lah apa bener omongan itu? mungkin bisa jadi hal itu benar dilakukan jaman dulu mengingat LDII dulu membina mantan-mantan islam Jamaah. Tapi kalo mau jujur, aku sendiri selama mengikuti pengajian saat ini belum pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img height="73" border="0" align="left" width="94" title="LDII Mengkafirkan Orang Lain?" alt="LDII Mengkafirkan Orang Lain?" src="http://ldii.blogsome.com/wp-admin/images/thumb-ldii%20mengkafirkan%20orang%20lain.jpg" />Dari beberapa situs di internet ternyata banyak sekali yang mengatakan LDII sesat, salah satunya &quot;katanya&quot; adalah LDII suka mengkafirkan orang lain?! *Dueng!!!*</p>
	<p>Lah apa bener omongan itu? mungkin bisa jadi hal itu benar dilakukan jaman dulu mengingat LDII dulu membina mantan-mantan islam Jamaah. Tapi kalo mau jujur, aku sendiri selama mengikuti pengajian saat ini belum pernah sekalipun mendengar hal tersebut, kalo bener weleh.. serem amat <img src='http://ldii.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> &nbsp; </p>
 <a id="more-6"></a>
<p>Aku gak ngerti orang-orang itu yang katanya kaum muslim yang katanya tau ilmu kok bisa melakukan&nbsp; sesuatu yang seperti memecah ukuwah umat islam sendiri. Pada saat aku berdiskusi untuk memikirkan cara untuk meningkatkan taraf hidup kaum duafa sekitar bersama saudara dari aliran lainnya, saudara kita yang lain asik dengan kubangan caci maki dan hina dina mengatakan orang lain sesat sedangkan diri sendiri tidak sadar mengatakan hal yang bertentangan dengan apa yang dikatakannya, yaitu memfitnah mengatakan jika LDII mengkafir-kafirkan orang.</p>
	<p>Semestinya mereka kaum berilmu tahu bila dalam Hadist Muslim dikatakan:&nbsp;</p>
	<p>&quot;Barangsiapa yang menuduh saudaranya sebagai kafir, bila yang dituduh tidak seperti yang dituduhkan, maka kekufuran akan kembali kepada si penuduh&quot;</p>
	<p>Nah loh, apa gak takut tuh? Aku sendiri amit-amit deh kesalahan omong, gara-gra &quot;katanya2x&quot;, gak sengaja keceletot eh kenean dalil di atas, walah apa untungnya coba?</p>
	<p>Aku bukan seorang ahli hadist, ikut pengajian LDII pun kadang sambil ngantuk-ngantuk heheheh, tapi ada beberapa hal yang aku tahu pasti bila LDII tidak seperti yang digembar-gemborkan orang. Contohnya saja ada hadist yang kudapat ketika mengaji, dimana seorang hamba tukan zina bisa masuk surga karena memberi minum anjing kehausan, kan secara logika gak bisa masuk tuh!</p>
	<p>Tapi itulah agama, yang menentukan Surga dan Neraka ya Alloh semata, kita hanya berusaha untuk bisa melakukan yang terbaik dalam sekali hidup ini. Jadi, daripada ikut-ikutan katanya-katanya or membalas apa yang dilakukan mereka kepada kami, mending deh ibadah yang getol untuk diri sendiri, ya kan?! </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldii.blogsome.com/2008/08/29/kesesatan-ldii-mengkafirkan-orang-lain/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kesesatan LDII - Bekas Sholat dipel?</title>
		<link>http://ldii.blogsome.com/2008/08/28/kesesatan-ldii-katanya-lagi/</link>
		<comments>http://ldii.blogsome.com/2008/08/28/kesesatan-ldii-katanya-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 02:52:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Webmaster</dc:creator>
		
	<category>Celoteh</category>
		<guid>http://ldii.blogsome.com/2008/08/28/kesesatan-ldii-katanya-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[	Sepertinya tidak pernah bosan dan tidak ada habis-habisnya orang yang ngomongi agama yang ku ikuti ini sesat. Salah satu dari sekian banyak hal yang di omongin oleh mereka-mereka yang katanya menjunjung tinggi ukuwah Islamiyah adalah: Setiap ada orang selain LDII sholat di masjid LDII, maka bekas sholatnya akan dipel dan disucikan!
	Masya Alloooooh! apakah benar demikian?? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img height="131" border="0" align="left" width="91" title="Kesesatan LDII - Katanya Lagi" alt="Kesesatan LDII - Katanya Lagi" src="http://ldii.blogsome.com/wp-admin/images/KesesatanLDIIKatanyaLagi.jpg" />Sepertinya tidak pernah bosan dan tidak ada habis-habisnya orang yang ngomongi agama yang ku ikuti ini sesat. Salah satu dari sekian banyak hal yang di omongin oleh mereka-mereka yang katanya menjunjung tinggi ukuwah Islamiyah adalah: Setiap ada orang selain LDII sholat di masjid LDII, maka bekas sholatnya akan dipel dan disucikan!</p>
	<p>Masya Alloooooh! apakah benar demikian?? </p>
 <a id="more-5"></a>
<p>Sebenarnya apa yang mereka sampaikan sangat-sangat jauh dari benar, dan lagi selalu apa yang mereka sampaikan berdasarkan katanya-katanya, jarang sekali yang mau tabayun langsung ke ustad LDII sendiri. <br /> Di tempat saya sudah biasa malah beberapa warga di luar LDII ikut sholat jumatan meskipun dengan khotbah jum&#8217;at bahasa Arab. Apalagi ketika mulai bulan puasa untuk tarawih, biasanya banyak sekali warga diluar LDII yang ikut sholat. Dan selama ini *maaf saya ketawa dulu*, tidak pernah deh kita langsung pel masjid bekas sholat mereka hahahha</p>
	<p>Harus anda ketahui, yang membuat najis masjid itu bukan orang, bukan manusia! Tetapi memang yang berbentuk najis seperti air kencing, kotoran manusia, kucing, anjing, dan lain-lain. Adapun kita selalu mencuci kaki ketika masuk masjid, yah tentu saja untuk menjaga supaya masjid tidak kotor.</p>
	<p>Perlu anda ketahui, warga LDII terdiri dari 15-25 jutaan orang berdasarkan wiki, di dalamnya ada banyak sekali warga dengan latar belakang berbeda-beda, dari mulai tukang bakso, sampe tukan sarjana *hahaha*, dari yang radikal sampe yang gak ngerti dalil kayak saya hehehe. </p>
	<p>Kalo mau tahu, saya ajah gak masalah sholat beralas koran di tempat orang kristen temen saya, atau sholat di mushola sempit kantor client saya, atau sholat di atas kursi kereta, atau sholat di atas kendaraan umum, atau sholat.. blah blah blah&#8230;.</p>
	<p>Gimana mau maju coba, gimana islam mau bangkit? wong yagn diurusin hal yang gak jelas, padahal udah jelas moral bangsa ini masih banyak yang perlu diluruskan!  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldii.blogsome.com/2008/08/28/kesesatan-ldii-katanya-lagi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>1. Menyambut Sang Kekasih</title>
		<link>http://ldii.blogsome.com/2008/08/27/1-menyambut-sang-kekasih/</link>
		<comments>http://ldii.blogsome.com/2008/08/27/1-menyambut-sang-kekasih/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 12:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Webmaster</dc:creator>
		
	<category>Abi dan Umi</category>
		<guid>http://ldii.blogsome.com/2008/08/27/1-menyambut-sang-kekasih/</guid>
		<description><![CDATA[	*Beberapa tahun yang lalu, nun jauh di pelosok belantara bagian timur Indonesia&#8230;* Dengan hati bergetar ku cari sang bidadari dari semua orang yang lalu lalang di airport.. Menunggu dan menunggu kedatangan sang kekasih hati. Yah aku tahu, dia bukan kekasih ku yang pertama, bahkan yang kedua&#8230; dia adalah kekasih yang ke 3! Buset! kok bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>*Beberapa tahun yang lalu, nun jauh di pelosok belantara bagian timur Indonesia&#8230;*<br /> Dengan hati bergetar ku cari sang bidadari dari semua orang yang lalu lalang di airport.. Menunggu dan menunggu kedatangan sang kekasih hati. Yah aku tahu, dia bukan kekasih ku yang pertama, bahkan yang kedua&#8230; dia adalah kekasih yang ke 3! Buset! kok bisa gitu? hahahah <a id="more-4"></a></p>
	<p>Kekasihku yang pertama Alloh tentunya dan yang kedua Nabi Muhammad SAW, jadi umi yang ke-3 deh heheheh *ku kecup dagu umi yang saat ini ada di sampingku ikut baca blog yang ku buat, hihi, jangan ngiri ya*</p>
	<p>Sesosok tubuh semampai terlihat celingak-celinguk mencari barangnya di bagasi. Satu-satunya makhluk terindah yang ku lihat, dengan kerudung hitam dan kulit kuning halus, sangat mudah untuk mengenalnya di tengah-tengah kumpulan warga sekitar yang berkulit hitam. Tidak terlihat gugup di mukanya padahal itu kali pertama dia menginjakkan kaki di bumi cendrawasih, seorang diri pergi dari Malang dan berangkat ke Jakarta, hanya untuk diriku. Seorang lelaki yang beruntung mendapatkannya <img src='http://ldii.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>Umi, demikian kupanggil dirinya, ku lamar dia meskipun belum pernah bertemu bertatap muka sebelumnya. Tapi dengan niat karena Alloh, semuanya menjadi mungkin dan mudah saja terjadi.<br />Berbinar mata terlihat di mukanya ketika ku sambut kedatangannya. Inilah kisah awal kebersamaan kami bersama, mencoba mentata rumah tangga, memperjuangkan agama Alloh nun jauh di tanah seberang jawa <img src='http://ldii.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
	<p>&quot;Gimana mi.. cape?&#8230;&quot;, demikian kataku ku bisikkan di kuping ketika mobil jemputan kami mengantar ke kontrakan kami.</p>
	<p>&quot;Nggak&#8230; biasa aja&#8230;&quot;, tuturnya sambil menyandarkan kepalanya di bahuku. <br />Semuanya begitu indah, dengan nikmat iman di dada, dan sang bidadari di sampingku.. sepertinya ku telah mendapatkan surga di dunia. Tapi, akankah hidupku akan menjadi lurus2x saja? <img src='http://ldii.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  (<em>to be continued</em>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldii.blogsome.com/2008/08/27/1-menyambut-sang-kekasih/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kesesatan LDII?</title>
		<link>http://ldii.blogsome.com/2008/08/27/kesesatan-ldii/</link>
		<comments>http://ldii.blogsome.com/2008/08/27/kesesatan-ldii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 02:43:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Webmaster</dc:creator>
		
	<category>Celoteh</category>
		<guid>http://ldii.blogsome.com/2008/08/27/kesesatan-ldii/</guid>
		<description><![CDATA[	Heran, itu kata pertama kali muncul di benak ku ketika baru pertama kali ngenal yang namanya mbah google. Aku seorang warga LDII merasa heran kok ya bisa banyak orang yang mengatakan organisasi yang ku ikuti adalah sesat. Setelah lama disimpan dalam hati, kayaknya mending curhat deh biar gak jerawatan  . Akhirnya inilah blog pertamaku.
 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img hspace="10" height="84" border="1" align="left" width="75" style="width: 75px; height: 84px;" title="" alt="" src="http://ldii.blogsome.com/wp-admin/images/thumb-Confuse.gif" />Heran, itu kata pertama kali muncul di benak ku ketika baru pertama kali ngenal yang namanya mbah google. Aku seorang warga LDII merasa heran kok ya bisa banyak orang yang mengatakan organisasi yang ku ikuti adalah sesat. Setelah lama disimpan dalam hati, kayaknya mending curhat deh biar gak jerawatan <img src='http://ldii.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Akhirnya inilah blog pertamaku.</p>
 <a id="more-3"></a>
<p>Yang bikin heran adalah kok bisa aku yang iman dengan 6 rukun iman dibilang sesat? Aku yang melaksanakan 5 rukun islam dibilang sesat? Padahal yang aku rasakan, dengan mengikuti pengajian-pengajian yang rutin dilaksanakan oleh LDII, aku merasa diarahkan untuk mencapai surgaku. Aku seorang preman jalanan yang cuman tahu kerasnya aspal dan panasnya katel, bisa tunduk dan mau melaksanakan kewajiban-kewajiban ku sebagai orang islam. Lah ketika aku telah lurus di bilang sesat, kenapa mereka semua yang berkoar-koar LDII sesat tidak mengarahkan aku ketika aku masih mengenal barang-barang haram dan jadah? Apakah mereka ingin aku kembali berkubang dalam dosa lagi?</p>
	<p>Pada saat aku bersama relasi-relasi ku dari berbagai aliran agama mendiskusikan apa yang terbaik untuk negara ini, ketika kami memikirkan untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat supaya lebih baik, aku sedih karena mereka yang mengatakan diri sebagai &quot;orang yang di beri hidayah&quot; masih sibuk dengan memvonish aliran lain alih-alih berusaha menunjukan diri mereka lebih baik dibanding aliran yagn di vonishnya.</p>
	<p>Heran&#8230; ah.. itu dulu mungkin celoteh dari seorang aku&#8230; Aku gak hapal dalil2x seperti anda, aku bukan siapa-siapa, tapi aku gak ragu untuk bilang aku adalah warga LDII, karena disini aku merasa nyaman. <img src='http://ldii.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ldii.blogsome.com/2008/08/27/kesesatan-ldii/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
